Fakta film The Gift

Hanung Bramantyo, sutradara kenamaan Indonesia yang kian produktif beberapa tahun terakhir ini kembali hadir dengan karya film bergenre drama berjudul The Gift. Film tersebut adalah hasil kerjasama dengan rumah produksi Seven Sunday Films dengan plot cerita yang menarik dan tidak mainstream. Anda penasaran? Inilah beberapa fakta tentang film The Gift tersebut.

Fakta-fakta film The Gift

Sebelum menonton film ini ketahui terlebih dahulu fakta-fakta menarik berikut ini!

Film bertabur bintang

Ada satu alasan yang membuat Anda wajib menonton film nasional tersebut, yaitu dibintangi oleh para actor dan aktris kawakan Indonesia. The Gift memang dapat dikatakan sebagai film bertabur bintang dengan hadirnya, Christine Hakim, Dion Wiyoko, Reza Rahardian, Ayushita Nugraha, dan lain-lain. Deretan bintang tersebut tentunya menjadi jaminan bahwa Anda akan menyaksikan tontonan yang istimewa.

Pernah diputar di JAFF ke-12

Sebelum tayang di bioskop-bioskop komersil, ternyata film ini sudah diputar perdana pada Desember 2017 lalu pada gelaran Jogja NETPAC Asian Film Festival. Perlu diketahui pula bahwa ini adalah sebuah kehormatan karena tak sembarangan film dapat ditayangkan pada ajang bergengsi tersebut. Hanung Bramantyo sendiri pernah mengatakan pada sebuah wawancara bahwa The Gift adalah proyek yang diproduksi untuk melepas kejemuannya. Ia berpendapat bahwa penonton kerap merasa inferior karena terjebak akan tontonan film-film adaptasi novel laris atau film yang telah digadang-gadang akan disukai oleh pasar. Ia berniat untuk menghindari hal itu dengan memproduksi film The Gift yang orisinil.

Produksi sangat singkat

Siapa sangka film The Gift ini diproduksi dalam waktu yang cukup singkat, berbeda dengan film-film togel bali yang harus menampilkan banyak efek visual. Proses pengambilan gambar para actor dan aktrisnya hanya membutuhkan waktu selama 20 hari di 3 negara, yaitu Yogyakarta Indonesia, Paris Prancis, dan Italia. Dengan demikian proses post production film ini juga tak butuh waktu lama. Walaupun begitu bukan berarti bahwa film ini dikerjakan dengan terburu-buru dan mentah. Buktinya, The Gift mendapatkan undangan khusus untuk diputar di JAFF.

Pesan moral kuat

Film bergenre drama ini menampilkan kisah hidup yang cukup beragam dan rumit, mulai dari trauma masa lalu, percintaan yang jungkir balik, hingga cerita yang tragis. Yang menarik adalah, adegan-adegan romantis film ini tak menjebak The Gift menjadi film picisan. Sebaliknya, penonton akan mendapatkan pesan moral yang cukup kuat terutama tentang perjuangan hidup serta kesediaan untuk berkorban. Ini sesuai dengan tagline film tersebut, yaitu Relakah Kamu Memberikan Segalanya?

Sinopsis film The Gift

Film ini mengisahkan tentang sosok Tiana (Ayushita Nugraha) yang berprofesi sebagai seniman perupa sketsa sekaligus penulis novel yang tengah mencari ide-ide segar di kota Yogyakarta. Di kota Gudeg tersebut ia berkenalan dengan Harun, pemilik rumah kontrakan yang ditinggali Tiana. Sebelumnya Tiana kerap merasa kesal karena Harun selalu memutar music dengan keras, namun kejengkelan tersebut sirna saat Tiana menyadari bahwa Harun adalah seorang tunanetra.

Seiring berjalannya waktu keduanya pun semakin akrab terutama karena kesamaan minat mereka pada seni.  Bila Tiana adalah perupa yang bekerja dengan sketsa pensil, Harun adalah pematung sekaligus pelukis. Selain itu mereka berdua juga berlatar belakang dari keluarga yang tidak harmonis dan sama-sama dibesarkan bukan oleh ibu kandungnya. Tiana sendiri adalah anak asuh Bu Suud (Christine Hakim), yaitu pengurus panti asuhan. Saat Arie, teman kecilnya yang kini bermukim di Paris datang untuk melamarnya, Tiana pun menghadapi dilemma.

Jangan lewatkan penayangan film ini pada tanggal 24 Mei 2018.